"Ujung Kulon"
![]() |
| Siapa sangka ini di Ujung Kulon? |
Begitu nama tempatnya. Bagi banyak orang, nama tempat tersebut masih asing terdengar dan pastinya, ketika mendengar nama tempat tersebut, kalian pasti akan berpikir sebuah hutan yang ada di ujung pulau jawa dan tempat tersebut tidak dihuni oleh manusia.
Memang benar.
Tapi jika kalian berpikir tempat tersebut hanyalah hutan dan tidak menarik sama sekali untuk dikunjungi.
Kalian salah besar.
Tempat itu, sangat spesial bagi mereka-mereka yang pernah mengunjunginya. Daratan dan lautan, sama-sama menyajikan keindahan alam yang memanjakan mata kalian semua. Dan siapa sangka, tempat itu, telah dijadikan UNESCO sebagai salah satu Warisan Dunia.
Wuaw.
Hebat bukan?
Namun mengunjungi Taman Nasional bukan perkara yang mudah. Kalian mesti memiliki izin yang sangat lengkap demi keamanan kalian dan keselamatan kalian ketika mengunjungi tempat ini untuk sekedar berlibur, observasi atau menjelajah.
Kebetulan sekali UKM Mapala yang gue ikuti melakukan penjelajahan di tempat ini. Gue kira, tempat ini adalah sebuah tempat yang berada di luar negeri.
Hahaha. Jujur, gue memang sedikit buta akan nama tempat. Namun, ketika
UKM Mapala yang gue ikuti ingin mengunjungi tempat tersebut untuk
melakukan penelitian dan penjelajahan, gue sangat kaget ketika tahu jika
itu di Indonesia, tepatnya di ujung barat pulau Jawa. Penelitian &
Penjelajahan ini, dilakukan tepat di Taman Nasional Ujung Kulon.
Penelitian dimaksud untuk memahami flora & fauna yang berada di
sana. Ujung Kulon sangat khas dengan badak bercula satunya dan beragam
flora yang tumbuh di sana.
Oke, pada post blog The Pedestrian Story yang kedua ini, gue akan mengisinya dengan cerita gue yang melakukan penjelajahan di Taman Nasional Ujung Kulon.
Hahahaha.
Sebuah perjalanan tentu memerlukan team yang baik demi kelancaran dan keamanan diri pada saat melakukan perjalanan. Gue pun memiliki team yang baik dan team gue adalah teman satu angkatan Mapala gue sendiri. Kami ber-dua-puluh-satu orang memiliki cerita yang sangat amat mengesankan di sini.
Gue engga akan bercerita detail tentang Penjelajahan ini, tapi gue ingin fokus kepada keindahan alam yang gue nikmati di sini. Terus terang, gue merasa menjadi salah satu orang beruntung karena telah menikmati keindahan alam di sini.
Ketika mencapai Taman Nasional Ujung Kulon, Gue dan Team langsung menuju Balai Taman Jaya, dan tempat ini adalah tempat yang berguna sebagai tempat registrasi jika kalian ingin mengunjungi, obrservasi dan melakukan penjelajahan. Di sini, kalian akan di breafing terlebih dahulu demi keamanan kegiatan kalian. Di Balai ini, kalian akan tabjuk dengan keindahan laut di sini. Benar-benar indah.
"Ah, gila, baru awalan aja udah begini," ucap gue dalam hati ketika menikmati indahnya alam di sana.
Dan setelah briefing selesai, lalu kita menaiki mobil truck tronton menuju Pantai Karang Ranjang. Ketika sampai pantai tersebut, kami pun memulai perjalanan.
Dalam perjalanan, kami ditemani oleh guide dari Taman Nasional Ujung Kulon sendiri. Kami diberi arahan dan diberi edukasi tentang flora yang tumbuh di sini, yang dapat di makan oleh manusia dan oleh hewan.
Perjalanan engga cuma ngelewatin pesisir pantai aja kok gaesss. Kita juga ngelewatin berbagai macam track. Seperti sabana dan juga hutan.
Di dalam perjalanan, kita dikasih tau juga tentang hewan-hewan yang tinggal di pinggir pantai sepanjang pantai, lalu ketika memasuki hutan kita juga diberi tahu flora-flora yang bisa dimakan dan diminum seperti kedondong dan ada sebuah pohon yang akarnya menggantung dan akarnya dapat diminum karena mengandung air. Oyaaaa, di hutan kita sempet ketemu jejak badak ujung kulon! Wuawww banget, tapi sayangnya engga di foto. Adanya foto ini sih... nih nih nih.
Ketika mencapai Taman Nasional Ujung Kulon, Gue dan Team langsung menuju Balai Taman Jaya, dan tempat ini adalah tempat yang berguna sebagai tempat registrasi jika kalian ingin mengunjungi, obrservasi dan melakukan penjelajahan. Di sini, kalian akan di breafing terlebih dahulu demi keamanan kegiatan kalian. Di Balai ini, kalian akan tabjuk dengan keindahan laut di sini. Benar-benar indah.
"Ah, gila, baru awalan aja udah begini," ucap gue dalam hati ketika menikmati indahnya alam di sana.
Dan setelah briefing selesai, lalu kita menaiki mobil truck tronton menuju Pantai Karang Ranjang. Ketika sampai pantai tersebut, kami pun memulai perjalanan.
![]() |
| Pantai Karang Ranjang |
Dalam perjalanan, kami ditemani oleh guide dari Taman Nasional Ujung Kulon sendiri. Kami diberi arahan dan diberi edukasi tentang flora yang tumbuh di sini, yang dapat di makan oleh manusia dan oleh hewan.
![]() | |
| Perjalanan dimulai gaeessssss.... Keren banget kan pemandangannya? |
![]() |
| Sabana nya gaesssssss! Keren bange sihhhh!!! |
![]() | |
| Adanya foto Q di hutan gaesss wkwkwk :( |
Ya maap, emang narsis anaknya.
Yaudahlah gitu pokoknya. Oya, dari tadi nyerocos doang. Perjalanan pertama kita menuju Cibandawoh. Menurut kalian cibandawoh itu mungkin desa disana ya ? Salah. Cibandawoh sendiri tidak berpenghuni dan, ya masih di temani oleh pasir, hutan dan pantai. Nah di atas itu kita lagi menuju Cibandawoh.
Lanjut, jadi dari Pantai Karang Panjang ke Cibandawoh ini kita memakan satu hari. Oya dari tadi gue nyerocos doang. Gue engga ngasih tau, kalo misalkan Kita melakukan perjalanan dari Pantai Karang Ranjang ke Resort Cibunar yang kalian tahu jaraknya? 63 KM!!! Kami menghabiskan dua hari dua malam untuk melakukan perjalanan.
Jadi saat sampai Cibandwoh, kami beristirahat karena waktu sudah malam hari. Di pagi harinya, kami melakukan perjalanan lagi yang kali ini benar-benar full melakukan tracking di atas pasir. Bahkan ada suatu track yang tracknya itu pasir yang diampit kanan dan kirinya oleh laut. Wuaw. Itu gokil sih. Jadi kami itu menjelajah dua lautan. Laut selat sunda dan laut samudra hindia. Itu benar-benar gokil sih.
![]() | |
| Tergokil sih gaessssss. |
Setelah itu pun, kami melanjutkan perjalanan dan kembali bertemu dengan.... sabana gaes (yang tadi udah diatas fotonya). Setelah itu.... ketemu laut lagi gaesss.
Gila. Taman Nasional Ujung Kulon ini bener-bener surga gaes. Sangat amat memanjakan mata.
Dan akhirnya kita sampai di Resort Cibunar.
![]() |
| Resort Cibunar gaes, Tujuan Kami! |
Nah, sudah sih, segitu aja cerita gue. Yang pengen gue tonjolin sih, ya, tentang keindahan alamnya. Karena kapan lagi gue ngerasain suasana hebat kayak di film-film gitu gaesss.
Dan juga, sumpah demi apa pun.... Ujung Kulon benar-benar Secret Gem!
Gue mau share foto-foto aahhhh, yang kali aja bisa bikin kalian BM ke sini. HAHAHAHAHAHA.
![]() |
| Sunsetnya ajib ga? Parahhhhh sih! |
![]() |
| Kayak di Film-film gitu kan ya gaesss? HAHAHAHAHA |
![]() |
| Nah ini pas lagi di track |
![]() |
| Narsis dikit gapapa ya gaes? Hehehehe |
![]() |
| Serasa musafir gaes, tapi mau lagi! :( |
![]() |
| Ya gini dah, kalo udah sampe tujuan, langsung narsis anak-anak. |
![]() |
| Q juga ikutan deh, walaupun deqil. WKWKWKWKWK |
Gaesss, segitu dulu yak!!!
Gue harap cerita gue bikin kalian BM ke Ujung Kulon. WKWKWKWK. Emang engga ngeboongin sih, emang bener. Sesuatu yang indah harus dicapai dengan usaha. Dan gue udah ngeluarin usaha yang banyak untuk menikmati indahnya Ujung Kulon.
Dan.... capailah sesuatu yang indah dengan usaha sekuat tenaga kalian.
Note : tambahan buat kalian, biar bisa liat langit malam hari di ujung kulon ya guys
Salam hangat,
The Pedestrian Story.

















WWWWWOOOOOOOWWWWWWW INDAH SEKAAAAALLLLLLEEEEEEEEEE
BalasHapuspencitraan
Hapusa beautiful place to enjoy the beauty of the world from behind misery.
BalasHapusWiehhh keren asikkk nanti aku juga kak ,kesana ko survai hehehe ,mantappp nanti nyari bafak lg kak risa
BalasHapusOhhh gitu ya jadi penjelajahan yg di lautlaut itu
BalasHapusiya mas nya
Hapusyuk dicoba bawa team nya dan buat cerita kalian
Kerennn baattt
BalasHapusiyaaaa dong wkwkw (sombong )
Hapus